Pengaduan, kritik dan saran, silahkan kirim email ke wehearyou@estilamama.com. Terima kasih :)

EnglishIndonesian

Kate Hudson seimbangkan menyusui dan bekerja

Bekerja, tapi tetap menyusui anak? Itulah seharusnya gaya hidup para ibu milenial. Dan ini juga yang dilakukan aktris Hollywood, Kate Hudson.

Aktris berusia 39 tahun ini berbagi foto di Instagram, ketika bekerja sambil menyusui putri kecilnya yang baru lahir Oktober lalu, Rani Rose.

Ketika kamu harus bekerja, tapi si kecil harus tetap makan,” tulis ibu tiga anak ini.

Kate Hudson tampak bersinar cantik alami dalam balutan kaus berwarna pink. Meski hasil foto tersebut tampak sempurna, namun seperti yang dikatakan sebelumnya, menyusui sambil bekerja tidaklah mudah.

Saya berusaha mencari cara untuk menyeimbangkan menyusui dan bekerja. Ini sulit, belum lagi memompa, ya ampun rasanya saya berharap, saya adalah mesin susu tapi sayangnya bukan. Saya harus memompa dan terus memberikannya pada Rani,” ungkap Hudson kepada Today.

Kini, Kate Hudson sedang mencari cara untuk menyeimbangkan antara menyusui dan pekerjaannya. Dan ini adalah tantangan untuk para ibu bekerja yang sedang menyusui.

Pemberian ASI pada bayi dalam kondisi ibu bekerja, memang jadi dilema tersendiri. Namun, sebenarnya ibu bekerja tetap masih bisa memberikan buah hati ASI eksklusif kok. Tentunya dengan beberapa teknik tertentu.

Semua ibu pasti menginginkan bayinya mendapatkan ASI eksklusif. Bahkan jika memungkinkan, pemberian ASI ini bisa berlangsung hingga anak usia dua tahun. Karena dalam ASI terdapat berbagai antibodi dan zat-zat yang bisa menguatkan dan meningkatkan pertumbuhan bayi.

Pada dua tahun kehidupan pertama, ASI yang dibentuk memiliki kadar mangan yang rendah, sehingga zat antistres yaitu serotoninnya banyak, sedangkan pada susu formula, kadar mangannya tinggi sehingga bayi lebih cepat stres,” ujar Dr. Asti Praborini, SpA, IBCLC.

Jika ibu yang bekerja ingin tetap memberikan ASI pada anaknya, bisa ikuti beberapa tips berikut ini:

1. Pompalah ASI setiap 3 sampai 4 jam sekali selama 15 sampai 20 menit, setelah itu ASI bisa disimpan dalam lemari es.

2. Jaga kebersihan setiap kali akan memompa. Cuci tangan dan bersihkan payudara dengan kain yang lembab.

3. Usahakan setiap wadah berisi ASI yang akan dikonsumsi untuk satu sampai dua kali minum (50 – 100 ml).

4. Berikan ASI pada bayi melalui gelas atau sendok dan jangan menggunakan botol susu, karena nanti bayi sulit untuk menyusui melalui puting ibunya lagi.